Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Gagal Muncak, Akhirnya Berendam di Pemandian Air Panas Subang Villa Mario

Cerita ini sebenarnya sudah terjadi beberapa minggu lalu saat artikel ini diposting tepatnya pada saat awal-awal diberlakukannya PPKM. Rencananya pada saat itu saya akan melakukan pendakian ke gunung manglayang bersama dengan tiga orang teman saya. Tekad sudah bulat, rencana dan persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari dan peralatan mendaki sudah lengkap dan siap digunakan.

Sekitar jam 5 sore semua sudah berkumpul dan siap berangkat. Tapi pada waktu itu kota bandung sedang diguyur hujan deras yang memaksa kami untuk menunda dulu keberangkatan. Hujan ternyata berlangsung lama tepat jam 7 malam hujan masih saja mengguyur kota kembang seolah-olah tidak mengizinkan kami untuk muncak ke gunung manglayang. Tapi tekad kami sudah bulat, jam berapapun hujan reda kita akan tetap berangkat karena sayang juga peralatan mendaki yang sudah disewa tapi tidak jadi berangkat.
Berendam di Pemandian Air Panas Subang Villa Mario
Akibat gagal muncak

Gagal Muncak, Akhirnya Berendam di Pemandian Air Panas Subang Villa Mario

Jam 10 malam hujan akhirnya reda. Kita bersiap untuk berangkat. Tapi keadaan ternyata berkata lain, Tuhan sepertinya memang belum mengizinkan kita untuk berkunjung dan mendaki gunung manglayang. Kita lupa kalau hari itu adalah hari dimana PPKM sedang diberlakukan yang dimana tempat-tempat keramaian dan tempat wisata dibatasi bahkan ditutup termasuk gunung yang alhasil aktivitas pendakian juga dilarang.

Kita segera mencari info, gunung manglayang ditutup atau tidak pada saat PPKM dan ternyata ditutup. Aktivitas pendakian dilarang untuk sementara. Tapi kita tidak patah semangat, kita terus mencari info gunung mana yang tidak ditutup pada saat PPKM ternyata ditutup semua termasuk gunung burangrang yang tadinya kita jadikan opsi kedua.

Baca juga: Pengalaman Pribadi Memacu Adrenalin Dengan Bersepeda di Gunung

Berarti pada saat itu kita semua fix tidak jadi muncak. Peralatan mendaki yang sudah kita sewa jadinya mubazir. Sudah disewa tapi pada akhirnya tidak dipakai. Tidak ingin menyia-nyiakan peralatan mendaki yang sudah disewa, kita mencari informasi seputar tempat yang bisa digunakan untuk sekedar camping.

Setelah searching kesana kemari mencari informasi, akhirnya sudah kita putuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas di daerah subang tepatnya di villa mario. Kabarnya di daerah subang tempat-tempat pemandian dan villa-villa belum terdampak PPKM dan belum ada himbauan dari pemerintah untuk melakukan penutupan sementara.
Berendam di Pemandian Air Panas Subang Villa Mario
Membuat api unggun

Ide untuk pergi ke pemandian air panas subang di villa mario ini adalah ide dari teman saya yang sebut saja mas gatot. Katanya disana selain ada kolam pemandian air panas juga ada villa, camping ground dan yang lebih menarik lagi adalah sungai yang dimana sungai itu juga airnya panas. Dan akhirnya kita putuskan untuk camping di sana saja lumayan lah paling tidak bisa mendirikan tenda dan kebetulan mas gatot ini juga kenal dengan orang dalam jadi dari segi biaya bisa sedikit berkurang hehe.

Jaraknya sendiri dari bandung saya kurang tahu pasti pokoknya kalau dari bandung lumayan jauh dari tanjakan emen masih lurus beberapa kilometer lagi. Perjalanan kurang lebih kita tempuh dalam waktu 2,5 jam dari bandung kita berangkat jam 11 malam, sampai lokasi sekitar jam setengah 2 dini hari. Dan ternyata lokasi villa mario ini tidak jauh dari lokasi pemandian air panas sari ater.

Sesampainya disana kita langsung menuju camping ground dan langsung mendirikan tenda. Kita memilih lokasi di pinggiran sungai air panas. Saya ditugaskan untuk mencari kayu bakar yang akan dipakai untuk membuat api unggun untuk menghangatkan badan karena suhu disana sangat dingin sekali walaupun bukan di puncak gunung. Sedangkan yang lain ada yang mendirikan tenda dan ada juga yang memasak tidak lupa membuat kopi.
Berendam di Pemandian Air Panas Subang Villa Mario
Sungai air panas

setelah selesai makan kita langsung bersiap tidur. Rencananya tadi kita akan berendam dulu di sungai air panas tapi ternyata airnya tidak terlalu panas bahkan terasa dingin itu karena akibat dari suhu yang terlalu dingin. Lagipula kita semua juga sudah terlalu lelah di perjalanan. Akhirnya rencana berendam akan kita lakukan besok pagi saja agar suhu tidak terlalu dingin seperti pada saat malam.

Sejak awal direncanakan untuk muncak memang banyak rintangan seperti hujan yang tak kunjung reda dan ditutupnya aktivitas pendakian. Seolah-olah gunung manglayang masih enggan untuk kami kunjungi. walaupun tidak ada jalan setapak terjal, suhu dingin pegunungan dan lautan awan paling tidak kita bisa mendirikan tenda dan camping hihi. Dan yang terpenting paling tidak peralatan camping yang sudah kita sewa tidak mubazir karena pada akhirnya kita pakai juga ya walaupun tidak dipakai di gunung. Sedih sih, tapi ya mau bagaimana lagi. Keselamatan tetap yang utama puncak hanyalah bonus. Terima kasih sudah membaca tulisan ini semoga hari-harimu menyenangkan.

Baca juga: Pengalaman Pribadi Mendaki Gunung Burangrang Via Legok Haji
Ekopriantoblog.id
Ekopriantoblog.id Seorang blogger yang tulisannya asal-asalan. Pecinta pencak silat tapi bukan tukang pukul. Penikmat musik indie khususnya endank soekamti.

6 comments for "Gagal Muncak, Akhirnya Berendam di Pemandian Air Panas Subang Villa Mario"

  1. Semoga di pendakian sesi berikutnya bisa sampai puncak manglayang. Keren juga pemandian air panas. Salam sehat dan selamat beraktifitas

    ReplyDelete
  2. Segernya mandi di alam terbuka. Jos banget mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Segar mas,,,sensasinya beda dengan mandi di kolam

      Delete
  3. Tapi setidaknya tetep terpakai ya mas peralatan kemping :D. Ntr kalo udah aman buat dibuka, baru deh muncak lagi. Aku juga masih sabar nungguin beberapa tempat wisata yg aku incer buka lagi kayak dulu. Sekarang sih kliling Jakarta dulu kalo udh jenuh 😄

    ReplyDelete