Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

9 Tips Memulai Bisnis Sewa Rumah Dijamin Cuan Terus

Bisnis di bidang properti merupakan usaha dengan hasil yang menjanjikan. Salah satu usaha di bidang properti adalah bisnis sewa rumah. Pada dasarnya bisnis sewa rumah sangat mirip dengan bisnis sewa kontrakan yaitu sama-sama menyewakan tempat tinggal.

Memang bisnis sewa dan menyewa tempat tinggal atau usaha sewa rumah pasti selalu menguntungkan. Tapi kesuksesan pada bisnis ini juga tergantung pada keseriusan dan strategi yang benar dari pelaku yang menjalankan bisnis ini.

Tapi bagi pemula yang baru memulai usaha dibidang ini tentu membutuhkan beberapa tips dan pembelajaran agar usahanya lancar. Berikut dibawah ini ada beberapa tips khusus untuk kamu yang baru memulai usaha sewa rumah agar cuan terus dan meminimalisir resiko kerugian akibat trial and error mari kita simak selengkapnya.

9 Tips Memulai Bisnis Sewa Rumah

Bisnis sewa rumah
Bisnis sewa rumah

1# hitung dan buatlah target pendapatan

Tahap pertama yang harus kamu lakukan adalah menghitung pengeluaran dan merencanakan target pendapatan. Setiap bisnis pasti mengharapkan keuntungan dan setiap bisnis juga pasti selalu memerlukan modal. Hitunglah setiap pengeluaran seperti biaya membangun rumah, biaya renovasi rutin, biaya legalitas dan surat-surat dan sebagainya.

Nah setelah itu targetkan berapa pendapatanmu dan juga berapa harga sewa yang pas. Disini kamu juga harus menentukan sewa rumah ini tahunan, bulanan atau bahkan mingguan atau harian. Pastikan  juga pendapatan harus lebih besar dari pengeluaran. Karena setiap bisnis pasti keuntungan yang dicari.

2# pahami dan perhitungkan pengeluaran

Selain memperhitungkan target pendapatan kita juga harus memahami pengeluaran. Pasalnya rumah yang kita sewakan juga tetap harus dirawat secara rutin. Baik itu perawatan bulanan atau perawatan tahunan pasti selalu ada biaya yang dikeluarkan.

Beberapa contoh dari perawatan rumah yang harus rutin kita lakukan baik bulanan atau tahunan misalnya pengecatan tembok rumah, perbaikan pintu atau pagar, perbaikan genteng rumah, perbaikan pompa air, perbaikan sistem listrik dan masih banyak lagi.

3# persiapkan diri dari segala resiko

Setiap bisnis pasti memiliki resiko. Dan resiko ini harus kita pahami dan tentu kita harus menyiapkan diri dari resiko tersebut dan juga kita harus tahu bagaimana cara meminimalisir resiko tersebut.

Dalam usaha sewa-menyewa tidak jarang kita akan menemui orang yang tidak bertanggung jawab. Seperti penyewa yang kabur, dalam hal ini bisa kita atasi dengan cara menarik uang sewa di muka atau uang sewa dibayar terlebih dahulu. Selain itu juga harus berani menolak calon penyewa atau mengusir penyewa yang terlihat memiliki attitude buruk. Peralatan rumah yang rusak, tembok yang kotor dan rusak juga jadi salah satu resiko dari bisnis ini.

4# renovasi dan dekorasi rumah dengan sebaik mungkin

Setiap calon penyewa pasti akan melihat kondisi rumah yang layak dan bagus untuk mereka sewa. Untuk itu kita perlu merenovasi rumah yang akan kita sewakan agar rumah itu layak disewa dan tidak mengecewakan pelanggan.

Kamu juga bisa menambahkan beberapa dekorasi yang bisa membuat rumah yang akan kita sewakan semakin menarik perhatian pelanggan. Dengan begitu diharapkan pelanggan segera melakukan deal karena pelanggan merasa nyaman dengan rumah yang kita sewakan.

5# urus semua legalitas dan surat-surat

Poin nomor lima ini tidak kalah penting bahkan sangat penting. Semua legalitas seperti kepemilikan sertifikat tanah, pajak bumi dan bangunan harus sah dimata hukum. Jangan sampai tanah dan rumah yang kamu sewakan adalah barang sengketa atau sesuatu yang melanggar hukum. Karena hal ini pasti akan merusak reputasi di mata pelanggan dan calon penyewa.

6# rencanakan dan lakukan perawatan rutin

Poin nomor enam ini juga sangat penting menurut saya. Seiring berjalannya waktu pasti nanti akan ada beberapa bagian rumah atau peralatan rumah yang rusak karena termakan usia. Kerusakan itu juga bisa disebabkan oleh bencana alam dan pemakaian yang tidak benar.

Dengarkan keluhan atau komplain dari pelanggan akibat dari beberapa kerusakan bagian rumah. Tapi jangan cuma mendengarkan keluhan saja tapi juga harus segera diperbaiki. Jangan sampai pelanggan pindah ke rumah sewa yang lain hanya gara-gara kita lalai dalam memperbaiki kerusakan rumah atau melewatkan perawatan rutin.

7# promosikan dengan cara yang benar dan tertarget

Promosi memang sangat perlu dilakukan agar kita bisa memberitahukan ke khalayak ramai kalau kita menyediakan penyewaan rumah. Kamu bisa membuat brosur untuk disebar agar banyak orang tahu atau kamu juga bisa pasang iklan sewa rumah secara online di situs-situs periklanan, marketplace online atau media sosial seperti facebook atau instagram dan lain-lain.

Untuk promosi kamu juga tidak bisa asal-asalan. Lakukan promosi yang benar dan tertarget agar hasil yang kita dapat bisa maksimal dan tentu saja bisa menghemat biaya untuk promosi. Promosi yang berlebihan tentu akan membuat reputasi kita buruk. Apalagi kalau sampai melakukan spam di media sosial, alih-alih ingin mendapatkan pelanggan, bisa-bisa apa yang kita tawarkan malah akan diabaikan.

8# buat kontrak sewa yang sama-sama menguntungkan

Prinsip bisnis adalah sama-sama untung. Termasuk dalam bisnis sewa rumah. Jangan sampai kita sebagai penyedia sewa rumah diuntungkan tapi sebaliknya penyewa rumah dirugikan tentu ini akan berakibat buruk pada reputasi dan urusan jangka panjang nantinya.

Kalau perlu lakukanlah negosiasi harga agar kedua belah pihak mendapatkan harga yang cocok dan sama-sama menguntungkan. Dengan begini diharapkan penyewa rumah akan terus memperpanjang sewa rumahnya dan kita sebagai penyedia rumah sewa juga terus diuntungkan.

9# perlakukan tamu atau penyewa dengan ramah

Istilah "tamu adalah raja" mungkin akan kamu terapkan disini. Walaupun yang kita sewakan bukan hotel, tapi pelayanan harus sama seperti di hotel atau mungkin lebih harus lebih dari pelayanan hotel. Servis dan pelayanan adalah hal yang utama dan berikan pelayanan dengan sebaik mungkin. Berlaku ramah dan baik tentu bisa membuat poin tersendiri untuk pelanggan. Pelanggan yang betah tinggal di rumah yang kita sewakan pasti akan terus memperpanjang sewanya.

Kesimpulan

Bisnis sewa rumah pada dasarnya adalah bisnis yang menjanjikan. Apalagi kalau lokasi rumah yang kita sewakan strategis seperti di dekat komplek pabrik, dekat kampus dan lain-lain. Apalagi kalau di kota-kota besar seperti jakarta atau bandung pasti akan banyak pendatang atau perantau yang membutuhkan rumah untuk disewa sebagai tempat tinggal sementara di perantauan. Cukup sekian dan semoga bermanfaat.