Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Kisah Anak Pesantren Yang Inspiratif Dan Penuh Makna

halo guys ketemu lagi diupdate kali ini. dikesempatan hari ini saya akan berbagi kisah anak pesantren yang inspiratif dan penuh makna. Dicerita inspiratif sekarang ini menceritakan percakapan antara kyai dan santrinya disebuah pesantren. Kita tahu bahwasannya setiap obrolan saja pasti akan memberi kita ilmu apabila kita mampu membuka hati dan pikiran.

Suatu sore hujan turun di sebuah pesantren. Kyai nan bijak meminta seorang santri membuatkan minuman kopi. Sesudah kopi tersedia sang kyai mengajak santrinya untuk sedikit bercakap-cakap. Dari percakapan inilah sebuah ilmu bisa muncul mari kita simak selengkapnya.

Baca juga: Kisah Inspiratif Berjalan 16km Untuk Mencari Nafkah

kisah anak pesantren yang inspiratif

Kisah anak pesantren
Kisah anak pesantren

*Kyai :* Tolong buatkan kopi dua gelas untuk kita berdua, tapi gulanya jangan engkau tuang dulu, bawa saja ke mari beserta wadahnya.

*Santri :* Baik, kyai.

Tidak berapa lama, sang santri sudah membawa dua gelas kopi yang masih hangat dan gula di dalam wadahnya beserta sendok kecil.

*Kyai :* Cobalah kamu rasakan kopimu, bagaimana rasa kopimu?
*Santri :* Kyai, rasanya sangat pahit sekali.

*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula, aduklah, bagaimana rasanya?

*Santri :* Rasa pahitnya sudah mulai berkurang, kyai.

*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Santri :* Rasa pahitnya sudah berkurang banyak kyai.

*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

Baca juga: Kisah Inspiratif Motivasi : Kesejatian Ilmu

*Santri :* Rasa manis mulai terasa tapi rasa pahit juga masih sedikit terasa kyai.

*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Santri :* Rasa pahit kopi sudah tidak terasa, yang ada rasa manis kyai.

*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Santri :* sangat manis sekali kyai.

*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Santri :* Terlalu manis. Malah tidak enak kyai.

*Kyai :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Santri :* Aduh kyai, rasa kopinya jadi tidak enak, lebih enak saat ada rasa pahit kopi dan manis gulanya sama-sama terasa kyai.

*Kyai :* Ketahuilah santriku, jika rasa pahit kopi ibarat kefakiran hidup kita dan rasa manis gula ibarat harta, lalu menurutmu kenikmatan hidup itu sebaiknya seperti apa santriku?

Sejenak sang santri termenung, lalu menjawab.

Baca juga: Kisah Inspiratif Makna Kerjasama Antara Produser Dan Sutradara

*Santri :* Ya kyai, sekarang saya tahu, kenikmatan hidup dapat aku rasakan jika aku dapat merasakan hidup seperlunya, tidak melampaui batas. Terimakasih atas pelajaran ini kyai.

*Kyai :* Ayo santriku, kopi yg sudah kamu beri gula tadi, campurkan dengan kopi yang belum kamu beri gula, aduklah, lalu tuangkan dalam kedua gelas ini, lalu kita nikmati segelas kopi ini.

Sang santri lalu mengerjakan perintah kyai.

*Kyai :* Bagaimana rasanya?

*Santri :* rasanya nikmat, kyai...

*Kyai :* Begitu pula jika engkau memiliki kelebihan harta, akan terasa nikmat bila engkau mau membaginya dengan yang fakir.

*Santri :* Terima kasih atas petuahnya kyai. Saya faham sekarang.

Itu dia kisah anak pesantren yang inspiratif yang terjadi antara kyai dan santrinya. mudah mudahan kita semua bisa mengambil hikmah dari cerita inspiratif diatas. dan bisa membuat kita jadi pribadi yang lebih baik. See ya.

14 comments for "Kisah Anak Pesantren Yang Inspiratif Dan Penuh Makna"

  1. Bila tidak berlebihan, segalanya enak untuk dinikmati.

    ReplyDelete
  2. Wah keren sekali
    Petuah yang tanpa menggurui
    Saya senang sekali membacanya

    ReplyDelete
  3. Itulah kenapa ya, yang berlebihan itu tak baik.
    Dalam apapun, selain cinta kita kepada Allah ya.
    Tapi kalau berlebihan juga bahaya, yang ada kita sholat mulu sepanjang hari, nggak mau kerja hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gk kerja lalu akhirnya anak istri ditelantarin ya kak wkwk

      Delete
  4. saya ingat sekali waktu teman saya cerita tentang perjuangan anak pesantren, namun akibat dari perjuangan tersebut akhienya teman saya itu bisa menjadi orang sukses yang taat dan beriman

    ReplyDelete
  5. Sesuatu yang berlebihan akan terasa tidak nikmat. yuk, ah... ngopi dulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali kisanak,,,,markipi mari kita ngopi hihi

      Delete
  6. Halo mas eko, lama tak jumpe😁
    Ngomongin ilmu kehidupan sama kopi.
    Memang hidup harus ada pahit-pahitnya biar kita belajar cara mensyukuri yang manis. Kalau kemanisan juga, entat diabet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau udah diabet jadi pahit lagi hidupnya wkwk

      Delete
  7. Mantap temanya
    Lebih ringan.
    Benar benar jos
    Kisah yang menginspirasi

    ReplyDelete