Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

12 Cara cegah DBD Dari Rumah, Karena Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Melihat di tv sudah bermunculan berita banjir di beberapa kota di indonesia, sepertinya kita sudah mulai memasuki musim penghujan. Pada saat musim penghujan biasanya akan wabah penyakit akan meningkat terutama penyakit DBD(demam berdarah dengue). sebenarnya kita bisa melakukan beberapa cara mudah cegah DBD di rumah. Karena seperti yang kita tahu mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dimana virus dengue ini dibawa oleh nyamuk aedes aegypti. Virus tersebut akan masuk ke aliran darah melalui gigitan nyamuk. Gejala penyakit DBD yaitu demam tinggi mencapai 40 derajat celcius, sakit kepala yang parah, nyeri otot, sendi dan tulang, nafsu makan menurun, mual dan muntah, pendarahan dari hidung dan gusi dan masih beberapa gejala lainnya.

Penyakit DBD adalah penyakit musiman. Dan biasanya akan banyak mewabah pada saat musim penghujan. Penyakit DBD juga salah satu penyakit dengan tingkat kematian yang tinggi. Tapi sebenarnya cara cegah DBD itu bisa kita lakukan dari rumah dengan mudah Berikut dibawah ini ada beberapa cara cegah DBD dengan mudah yang bisa kita lakukan untuk mewaspadai wabah penyakit ini silahkan simak selengkapnya di bawah ini.

12 cara cegah DBD dengan mudah di rumah

Cara cegah dbd
Cara cegah dbd dengan mudah

1# melakukan gerakan 3m

3m adalah singkatan dari menguras, menutup dan mengubur. Dengan cara yang mudah ini kita bisa mencegah DBD dengan efektif. Akan saya jelaskan dibawah ini.

Menguras dan membersihkan bak air penampungan bisa kita lakukan setiap satu minggu sekali. Hal ini bertujuan agar selalu bersih dan membuat nyamuk aedes aegypti susah berkembang biak. Karena nyamuk biasa bertelur di dinding pinggiran bak air atau bak mandi.

Selanjutnya menutup wadah penampungan air seperti ember yang besar atau toren atau apapun yang berfungsi sebagai tempat penampungan air. Hal ini bertujuan agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam tempat penampungan air untuk berkembang biak.

Selain itu kita juga harus mengubur benda-benda yang berpotensi bisa menampung air. Seperti ember bekas, kaleng bekas, gelas minuman dan lain-lain tujuannya sama yaitu agar tidak dijadikan sarang untuk berkembang biak nyamuk

2# memasang kain kasa dan kelambu tidur

Pasanglah kain kasa di pintu atau jendela supaya nyamuk tidak masuk kedalam rumah. Walaupun sebenarnya nyamuk bisa masuk lewat lubang-lubang kecil di rumah, paling tidak bisa mengurangi populasi nyamuk di dalam rumah.

Dengan memasang kelambu di tempat tidur, tidur kita juga jadi tenang karena tidak ada nyamuk di dalam tempat tidurmu. Kelambu tidur juga bisa mencegah agar kita tidak terkena gigitan nyamuk pada saat tidur.

3# jangan menggantung dan menumpuk pakaian terlalu lama

Jangan terlalu lama menggantung dan menumpuk pakaian terutama pakaian kotor. Pakaian yang menggantung dan menumpuk adalah sarang bagi nyamuk. Karena pada dasarnya nyamuk menyukai aroma tubuh manusia. Pakaian yang menggantung juga bisa dijadikan tempat berkembang biak nyamuk.

4# gunakan obat nyamuk dan lotion nyamuk

Selain mencegah nyamuk berkembang biak, kita juga harus mewaspadai dan mencegah nyamuk menggigit kita. Kita bisa memakai obat nyamuk bakar atau elektrik supaya rumah atau kamar terbebas dari nyamuk.

Kita juga bisa memakai lotion anti nyamuk. Nyamuk itu hewan kecil dan ada dimana-mana. Dengan memakai lotion anti nyamuk kita bisa terhindar dari gigitan nyamuk. Tapi perlu diingat jangan memakaikan lotion anti nyamuk kepada bayi karena ditakutkan kulit bayi akan iritasi.

5# memakai pakaian tertutup saat pergi keluar rumah

Selain memakai lotion anti nyamuk, kita juga bisa memakai pakaian tertutup seperti celana panjang atau baju panjang. Nyamuk hanya menggigit kulit manusia. Dengan memakai pakaian panjang kita bisa mencegah gigitan nyamuk. Apalagi kalau ditambah kita memakai lotion anti nyamuk pastinya kita akan selalu aman dari gigitan nyamuk.

6# rawat dan bersihkan pekarangan dan rumah

Pekarangan rumah juga bisa menjadi sarang dan tempat berkembang biak nyamuk. Karena pada dasarnya nyamuk habitatnya adalah di tempat yang banyak tanaman dan lembab. Oleh karena itu kita wajib untuk selalu membersihkan pekarangan rumah kita dan membuang benda-benda yang berpotensi bisa menampung air hujan.

Tapi sebenarnya bukan cuma pekarangan saja yang harus kita rawat dan dibersihkan tapi rumah kita juga. Bersihkan rumah setiap hari dan jangan sampai rumahmu terasa lembab karena tempat yang lembab adalah tempat yang disukai nyamuk untuk bersarang dan berkembang biak.

7# menanam tanaman anti nyamuk alami

Selain membersihkan pekarangan dan menata tanaman, kamu juga bisa sekalian menanam tanaman anti nyamuk alami.

"Tanaman apa saja itu?"

Tanaman anti nyamuk itu contohnya bunga lavender, bunga geranium, daun serai dan bawang putih. Kamu juga bisa menanam bunga lavender dan geranium di dalam pot supaya kamu bisa menaruhnya di dalam rumah.

"Kenapa nyamuk tidak menyukai tanaman ini?"

Pada dasarnya nyamuk tidak menyukai tanaman-tanaman ini karena baunya yang harum. Dengan menanam di pekarangan rumah atau kita tanam di dalam pot lalu kita taruh di rumah diharapkan pekarangan dan rumahmu tidak dijadikan sarang nyamuk untuk bersembunyi dan berkembang biak.

8# bersihkan selokan dan jalan air di sekitar rumah

Bersihkanlah selokan dan jalan air dari sampah-sampah yang menyumbat alirannya. Hal ini bertujuan supaya pada saat datang hujan aliran air lancar dan tidak tersumbat. Hal ini dilakukan agar pada saat hujan tidak menciptakan genangan air dan dipakai nyamuk untuk bersembunyi dan berkembang biak. Selain itu langkah ini dilakukan untuk antisipasi banjir. Kita pasti tidak ingin selalu kebanjiran tiap musim hujan hanya gara-gara kita malas membersihkan selokan dan jalan air yang ada disekitar rumah.

9# gunakan bubuk abate

Abate sebenarnya adalah merk obat pembasmi larva atau larvasida. Menaburkan bubuk abate adalah salah satu cara cegah DBD yang bisa kita dilakukan dengan mudah. Dengan menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air, diharapkan kita bisa mencegah perkembangbiakkan nyamuk dengan cara membunuh jentik-jentik atau larva nyamuk. Bubuk abate juga aman digunakan untuk manusia atau hewan.

10# memelihara ikan

Kita juga bisa memelihara ikan di dalam bak penampungan air untuk mencegah perkembangbiakkan nyamuk dan mencegah wabah penyakit demam berdarah tentunya.

Ikan yang kita pelihara di bak penampungan air akan memakan serangga-serangga kecil termasuk jentik nyamuk dan nyamuk itu sendiri yang berada di permukaan air. Maka dari itu ini bisa disebut simbiosis mutualisme. Ikan mendapat makanan dan kita terbebas dari nyamuk.

11# penerangan rumah yang pas

Nyamuk adalah hewan yang menyukai tempat yang gelap. Maka dari itu atur penerangan rumahmu dengan intensitas cahaya yang pas agar terbebas dari nyamuk.

Jangan menggunakan penerangan yang redup karena akan percuma saja nyamuk tetap menyukai tempat yang redup. Tapi juga jangan terlalu terang karena membuat ruangan terasa panas.

12# fogging

Fogging atau pengasapan dilakukan untuk mematikan nyamuk dan larva/jentiknya. Untuk mencegah perkembangbiakkan nyamuk fogging lumayan efektif dilakukan. Tapi fogging ini tidak bisa dilakukan sembarangan dan tidak bisa sering dilakukan karena memang ada aturannya dan juga ada jam-jam tertentu agar fogging ini efektif membunuh nyamuk. Selain itu fogging juga lumayan mengganggu. Kita harus selalu diluar rumah saat dilakukan fogging sampai asapnya menghilang karena asap fogging juga bisa jadi berbahaya untuk pernafasan.

Kesimpulan

Mencegah memang akan selalu lebih baik daripada mengobati. Dengan melakukan pencegahan sebelum memasuki musim penghujan, tentu kita berharap agar wabah penyakit ini bisa berkurang. Dan paling tidak kita dan keluarga kita terbebas dari penyakit demam berdarah dengue. Itulah tadi artikel tentang cara cegah DBD dengan mudah di rumah. Yuk kita bersiap mari kita lakukan pencegahan sedini mungkin agar kita dan keluarga kita terbebas dari penyakit ini.