Pemanfaatan Tanah Wakaf Untuk Pemakaman

Melihat keadaan sekarang sepertinya memang semuanya serba membayar dan serba uang. Bahkan mati saja sekarang membutuhkan uang untuk sewa makam.

sewa makam? 

Ya sewa makam. Untuk kita yang tinggal di pedesaan pasti akan merasa aneh. Tapi untuk teman-teman yang tinggal didaerah perkotaan pasti sudah biasa dengan hal ini. Saya pun merasa aneh saat pertama kali mendengar hal ini. Mungkin karena memang saya tumbuh besar di pedesaan yang tidak sulit lahan kalau hanya untuk pemakaman.

Bahkan saya juga dibuat heran pada saat dulu mendengar ada yang namanya bisnis pemakaman dan bisnis sewa lahan pemakaman. Menurut saya ini aneh, kita mati saja tanahnya masih harus nyewa. Tapi keherananku tidak berlangsung lama karena yang namanya di perkotaan memang sulit lahan karena memang sudah dipenuhi bangunan. Punya lahan kosong daripada dijadikan pemakaman umum mending dijadikan komplek perumahan lebih jelas hasilnya mungkin pikirnya begitu.
Pemanfaatan Tanah Wakaf Untuk Pemakaman
Pemanfaatan Tanah Wakaf Untuk Pemakaman

Itu tadi kalau di daerah perkotaan, yang dimana semuanya harus bisa jadi uang termasuk tanah atau lahan yang dijadikan bisnis pemakaman. Tapi akan beda lagi kalau di daerah pedesaan. Banyak lahan-lahan yang masih kosong hingga pemiliknya mewakafkan untuk kepentingan desa dan banyak orang. Nah tanah wakaf inilah yang akhirnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umum. Seperti tempat ibadah dan pemakaman. Makanya kalau di pedesaan kamu tidak akan menemui yang namanya bisnis pemakaman. 

Karena apa? Ya karena tidak akan laku. Lahan aja banyak yang kosong kok, eh ini malah disewakan ya pasti pada pilih yang tidak bayar kan?

Apa itu tanah wakaf?

Tapi ngomong-ngomong soal tanah wakaf, sebenarnya apa sih itu tanah wakaf?

Tanah wakaf adalah tanah hak milik yang diwakafkan.

Jadi gambarannya begini misalkan saya punya tanah seluas 1 hektar nih, terus tanah itu saya wakafkan atau saya serahkan untuk desa agar dimanfaat untuk keperluan desa seperti untuk pemakaman atau untuk tempat ibadah. Jadi secara gampangnya kita memberikan tanah kita untuk kepentingan umum atau kepentingan orang banyak sangat mulia kan? Tentu dengan prosedur dan tata cara yang sudah ditetapkan. Untuk prosedur dan tata cara wakaf tanah hak milik bisa kamu lihat di website https://bimasislam.kemenag.go.id

Berbicara soal manfaat tanah wakaf untuk pemakaman nih tentu manfaatnya akan sangat terasa. Yang jelas kita tidak akan merasakan yang namanya menyewa tanah makam yang dimana hasil uang sewa itu digunakan untuk keperluan pribadi karena tanah wakaf sangat dilarang digunakan untuk keperluan pribadi. 

Pengalaman pribadi: nenek dan kakek saya juga dimakamkan di tanah wakaf

Sedikit berbagi cerita pengalaman pribadi saya nih soal tanah wakaf yang digunakan untuk pemakaman. Kebetulan kakek dan nenek saya dimakamkan di tempat yang berbeda. Kakek saya dimakamkan di kampung halaman saya yaitu di wonogiri sana. sedangkan nenek saya dimakamkan di daerah banjaran kabupaten bandung.

Kakek saya dimakamkan di tempat pemakaman desa. Lahan yang digunakan juga tanah wakaf untuk yang pada akhirnya digunakan untuk pemakaman. Tempat pemakamannya juga bebas dari sistem sewa menyewa karena pada dasarnya tanah itu adalah milik desa yang digunakan untuk kepentingan bersama. Tidak ada biaya khusus yang harus dikeluarkan seperti di daerah kota. Paling juga hanya diperlukan biaya seikhlasnya untuk menggali lubang makam dan mengurus mayat sampai dikuburkan. Dan itu juga bukan untuk keperluan pribadi tapi masuk ke dana kas desa. Karena pada dasarnya penduduk disana masih memegang erat gotong royong. Tetangga sedang kesusahan yang pasti akan membantu sebisanya.

Beda lagi kalau nenek, nenek dimakamkan di kota bandung. Tentu apabila kita mendengar kota bandung dibenak kita akan terpikirkan kota metropolitan yang bisa disebut segalanya membutuhkan uang Termasuk dalam hal pemakaman. Kalau untuk hal ini bisa dibilang iya, tapi tidak semua. Buktinya nenek saya dimakamkan di tanah wakaf yang juga jauh dari kata sewa menyewa.

Saya dan keluarga saya di bandung adalah seorang perantau jadi kita adalah pendatang dan bukan warga asli disini. Pada saat nenek saya mulai sakit-sakitan keluarga memutuskan agar nenek dibawa ke bandung agar lebih mudah dalam merawat dan memperhatikan orang tua. Pada saat nenek saya wafat pihak desa memberitahu kami agar dimakamkan di tanah pemakamanan desa. Jangan di tempat pemakaman umum karena itu tanahnya milik pribadi dan sewanya juga mahal. Lebih baik di tanah pemakaman desa Tanah wakaf juga dan bisa digunakan untuk kepentingan semua penduduk desa. Dan juga bebas dari sewa menyewa. Soal biaya juga sama seperti di kampung halaman tempat kakek saya dimakamkan. Yaitu seikhlasnya dan dana itu juga masuk kas desa.

Itu dia sedikit cerita pribadi tentang pemanfaatan tanah wakaf yang salah satu contohnya bisa difungsikan sebagai pemakaman. Manfaatnya juga bisa dirasakan banyak orang. Dan perlu diketahui juga orang yang mewakafkan tanahnya untuk digunakan banyak orang pahalanya akan terus mengalir.

Bagaimana tidak,,orang yang keluarganya meninggal itu sudah bersedih dan harus bertambah kesedihan dengan harus menyewa lahan untuk pemakaman. Dengan adanya tanah wakaf yang difungsikan sebagai pemakaman umum ini pasti akan sangat banyak membantu.

Oh iya tulisan ini juga diikutsertakan dalam kompetisi blog dalam rangka festival literasi zakat dan wakaf 2019. Festival literasi zakat dan wakaf 2019 adalah serangkaian acara yang diselenggarakan oleh direktorat pemberdayaan zakat dan wakaf ditjen bimas islam kementerian agama RI yang tujuannya adalah menggerakkan masyarakat untuk berkarya dalam bentuk tulisan maupun visual dalam bidang zakat dan wakaf. Info selengkapnya buka aja websitenya di literasizakatwakaf.com. terima kasih sudah membaca artikel ini sampai tuntas sampai jumpa lagi di postingan selanjutnya see you next post.

subscribe via email:

7 Responses to "Pemanfaatan Tanah Wakaf Untuk Pemakaman"

  1. Iya juga ya, makam kalau di desa mah gampang, kalau di kota nih yang rempong, bahkan untuk orang hidup saja sulit dapat rumah, kudu lebih diperhatikan lagi dengan wakaf ya.
    Biar meringankan orang lain yang kedukaan

    ReplyDelete
  2. Semoga kedepannya banyak orang dermawan yang mewakafkan tanahnya untuk pemakaman ya.. insya allah jd berkh.. apalagi dimanfaatkan bagi yang sudab meninggal tp tak mampu membayar tanah pemakaman

    ReplyDelete
  3. Semoga kita semua bisa punya rezeki berlimpah dan suatu saat bisa berbuat lebih untuk meringankan beban orang banyak. semisal mewakafkan tanah untuk pemakaman. aamiin ya rabb..

    ReplyDelete
  4. iya betul, kalau makam di kampung tidak sulit dan biayanya pun tidak mahal, tidak seperti diperkotaan, mati saja sulit, apalagi untuk hidup.

    ReplyDelete
  5. Duh mas eko belum apa2 dah bahas pemakaman aja... kisah bulan madunya aja belum muncul di blog :)

    ReplyDelete

-Silahkan berkomentar dan meninggalkan jejak dengan baik. Admin blog ini sangat aktif, Saya akan segera melakukan kunjungan dan komentar balasan di blog kamu.
-dilarang menggunakan link aktif didalam komentar. Apabila ada yang masih menggunakan, maaf terpaksa saya hapus.
-gunakan link aktif menggunakan name/url.
-dilarang berpromosi didalam komentar, buka saja menu kontak kalau mau berpromosi.
-dilarang berkomentar SARA, hoax atau ujaran kebencian. Bila ada terpaksa saya hapus.
-Terima kasih atas kunjungannya dan tunggu komentar saya di blogmu

Iklan link Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan native tengah artikel

Iklan Bawah Artikel kotak